Komunitas BCL, Kolaborasi, dan Indonesia Move On

8 May 2014

Jika Anda sedang berwisata ke daerah Lembang, tepatnya ke Curug (Air Terjun) Maribaya, cobalah berjalan-jalan sedikit ke sebelah utara. Tak jauh dari sana, Anda akan menemukan sebuah kampung bernama Cicalung. Di kampung itu, ada sesuatu yang istimewa yang tidak dimiliki kampung lainnya, yaitu sebuah komunitas pemuda yang terkenal dengan sebutan BCL.

Jika Anda mengira komunitas itu adalah kumpulan dari pemuda penggemar artis ibu kota yang berinisial BCL, Anda salah besar. Komunitas ini tidak ada hubungannya dengan menyanyi atau pun film. Komunitas BCL adalah kumpulan pemuda produktif asal Cicalung yang berhasil membuat workshop mengenai biogas. Tak hanya itu saja, Komunitas BCL yang ternyata merupakan kependekan dari Komunitas Bengkel Barudak Cicalung Lembang ini juga sudah menghasilkan banyak produk yang berhubungan dengan biogas. Baik itu alat-alat yang berkaitan dengan produksi biogasnya maupun alat-alat rumah tangga yang menggunakan biogas. Tak sampai di situ. Alat-alat hasil produksi Komunitas BCL tidak cuma dijual dan dipakai oleh masyarakat Cicalung dan sekitarnya saja, berbagai daerah yang ada di Indonesia juga sudah banyak yang membeli alat-alat hasil produksi mereka dan menggunakannya dalam kehidupan keseharian.

3b6e460c0bc6502d5fd5e9362fe0c94b_1

Semua Berawal dari Kotoran Sapi
Lembang merupakan daerah yang subur. Berbagai macam jenis tanaman pertanian (khusunya sayuran), tumbuh subur dan menghasilkan panen yang berlimpah. Bidang peternakan, terutama peternakan sapi juga tidak kalah. Hampir setiap penduduk di sana yang memiliki kebun, juga memiliki sapi. Sehingga tak heran, susu dan sayur ini menjadi ladang penghasilan mereka sehari-hari.

Kotoran ternak adalah masalah yang sering memusingkan para peternak. Begitu juga dengan peternak sapi yang ada di Cicalung. Selain jumlahnya yang banyak tidak enak dipandang mata, baunya yang sangat mencemari udara, dan pembuangannya yang langsung ke saluran sungai pun turut mencemari perairan yang ada di sana.

Atas dasar keprihatian itu, akhirnya para pemuda Cicalung berinisiatif untuk mencari solusinya. Dan biogas-lah yang diyakini menjadi solusi dari masalah kotoran ternak itu. Mengapa biogas? Karena selain bisa memanfaatkan kotoran sapi yang begitu banyak di Cicalung, biogas juga bisa digunakan masyarakat sebagai sumber energi. Tak hanya itu saja, kebutuhan akan pupuk sebagai penyubur tanaman sayur juga bisa dipenuhi oleh limbah/residu yang dihasilkan dari proses/reaktor biogas.

Dengan Kolaborasi, Semua Menjadi Pasti
Tahun 2007 merupakan langkah awal Komunitas BCL mewujudkan rencananya. Dengan bantuan banyak pihak, para pemuda Cicalung ini mempelajari ini itu tentang biogas. Dari mulai alat-alat untuk reaktor biogas, proses yang terjadi di dalam produksi biogas, hingga ke masalah limbah/residunya.

Seiring berjalannya waktu, anggota Komunitas BCL pun mengalami peningkatan kemampuan. Bimbingan dari berbagai LSM dan juga berbagai pelatihan yang diikuti semua anggota, membuat rencana komunitas yang semula hanya rencana menjadi nyata. Sampai akhirnya saat ini, Bengkel Biogas Komunitas BCL sudah mempunyai 2 buah mesin bubut, bor freish meja, mesin las, pemotong besi, dan peralatan kecil penunjang sebagai alat kerja. Dan dengan berbekal kemauan belajar secara otodidak dan terus menerus, Bengkel Biogas Komunitas BCL sudah memproduksi ribuan apliansi biogas fixed dome standar BIRU (Biogas Rumah), yang sudah digunakan oleh berbagai organisasi kemitraan maupun organisasi independen di luar kemitraan.

Untuk pengembangan kapasitas teknis, Bengkel Biogas Komunitas BCL bekerja sama dengan Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (Polman-ITB). Dari hasil kerja sama ini, Bengkel Biogas Komunitas BCL dapat menghasilkan desain-desain baru apliansi yang sudah memajukan dunia perbiogasan di Indonesia.

a0f01597ccd685bb14fed9c282759230_biogasbcl-bsm

Berbagai aktivitas keseharian Komunitas BCL

Produk-produk yang dihasilkan dan kini dijual oleh Komunitas Bengkel Biogas BCL di antaranya saja adalah alat-alat reaktor penghasil biogas; kompor biogas (yaitu kompor hasil modifikasi dari kompor gas biasa menjadi kompor biogas); lampu biogas (yaitu lampu khusus yang dibuat dengan menggunakan bahan bakar biogas); water drain (yaitu kran pintu keluar air kondensasi dalam saluran gas instalasi biogas); manometer (yaitu alat yang menampilkan besarnya tekanan pada instalasi biogas, diletakkan di dekat kompor sebagai indikator kandungan bahan bakar yang bisa digunakan untuk memasak); pipa turet (yaitu material pertama yang bersinggungan dengan biogas, ditanam dalam cor-an semen kubah dome sebagai gerbang pertama saluran biogas ke pipa menuju kompor); gas tap (yaitu alat buka tutup atau sejenis kran yang didesain secara khusus agar biogas yang dihasilakn tidak mudah bocor); niple v - sock (yaitu sambungan pipa gas dengan berbagai peralatan yang didesain khusus untuk memudahkan pengerjaan).

1681d1908dca9cd256e9bc8bc7ba5d50_2

Alat-alat reaktor biogas hasil produksi Bengkel Biogas BCL

Pemuda Cicalung Sudah Move On, Bagaimana dengan Kita?
Pemuda-pemuda Cicalung hanyalah contoh dari masyarakat kita yang sudah move on dengan cara berkolaborasi. Ya, tanpa bantuan pemerintah, tanpa instruksi ini itu dari pihak lain, mereka berinisiatif dan bergerak sendiri demi terciptanya kehidupan yang lebih baik. Awalnya mungkin mereka bergerak untuk move on dari lingkungan yang tercemar dari kotoran ternak. Tapi sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Yupp! Selain kini masalah kotoran ternak terselesaikan, mereka bisa produktif secara ekonomi. Jika dulu hanya mengandalkan susu dan sayuran, kini penghasilan mereka juga dari pemesanan alat-alat reaktor biogas yang jumlahnya semakin meningkat dari seluruh pelosok Indonesia. Dan sudah pasti, pengangguran pemuda usia produktif di Cicalung bisa teratasi, sebab regenerasi dan pembekalan kemampuan dilakukan secara terus menerus.

97a6811e89c5d2e1d7445a8c250a7b56_samosirKomunitas BCL di Samosir, Sumatera Utara

Nah lalu, bagaimana dengan kita? Masih menunggu program pemerintah atau pihak lain untuk bisa produktif? Sampai kapan?

Jika move on sendiri dirasa sulit, berkolaborasi dengan pihak lain pasti akan terasa lebih ringan. Yang kita butuhkan hanya peka dan peduli terhadap hal sekecil apa pun di lingkungan sekitar. Tak perlu semua berujung pada hal yang sifatnya ekonomi, move on untuk lingkungan dan Indonesia yang lebih baik bisa dari mana saja. Move on di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan perkembangan sosial juga bisa menjadikan Indonesia yang lebih baik.

Yuk Berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa!
Dompet Dhuafa adalah sebuah organisasi nonprofit yang melakukan pemberdayaan secara global. Dengan tagline-nya yang sekarang ini Indonesia Move On, Dompet Dhuafa mempunyai misi meningkatkan Indonesia secara umum ke arah yang lebih baik.

Nah, jika Anda ingin lingkungan sekitar Anda secara khusus, dan Indonesia secara umum bisa move on, seperti yang dilakukan Komunitas BCL tadi, yuk berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa. Segala pemberdayaan yang dilakukan Dompet Dhuafa sudah pasti akan membuat Indonesia move on.

Memangnya apa pemberdayaan nyata yang dilakukan Dompet Dhuafa?
Dompet Dhuafa sudah melakukan pemberdayaan di banyak bidang. Kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan perkembangan sosial merupakan fokus dari bidang-bidang pemberdayaan itu.

  • Di bidang kesehatan, Dompet Dhuafa mempunyai Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) dan Rumah Sakit Sehat Terpadu. Dua sektor pemberdayaan ini fokus pada masalah kesehatan. Dari pemberian pengobatan gratis untuk segala jenis penyakit, pemberian pelatihan untuk peningkatan soft skill, hingga konsultasi berbagai masalah kesehatan, termasuk gizi.
  • Di bidang pendidikan, Dompet Dhuafa mempunyai SMART Ekselensia Indonesia, FIS Filial, Sekolah Guru Indonesia, Beastudi Indonesia, dan Makmal Pendidikan. Kelima sektor pemberdayaan ini fokus pada masalah pendidikan. Dari mulai penyediaan sekolah-sekolah berkualitas gratis, pengembangan kemampuan guru-guru, pemberian beasiswa, hingga pendampingan sekolah-sekolah.
  • Di bidang ekonomi, Dompet Dhuafa mempunyai Pertanian Sehat Indonesia, Kampoeng Ternak Nusantara, Tebar Hewan Kurban, Lembaga Pelayan Masyarakat, Karya Masyarakat Mandiri, Tabung Wakaf Indonesia, IMZ, dan Dompet Dhuafa Travel. Kedelapan sektor pemberdayaan ini fokus pada masalah ekonomi. Dari mulai pelatihan peternakan, penyaluran daging hewan kurban, penerimaan dan penyaluran zakat, pemberdayaan masyarakat agar mandiri secara ekonomi, penerimaan dan penyaluran wakaf, konsultasi pemberdayaan dan manajemen, hingga penyediaan travel yang memberikan jasa naik haji dan umroh.
  • Adapun di bidang perkembangan sosial, Dompet Dhuafa mempunyai Migrant Institute dan juga Disaster Management Centre. Kedua sektor pemberdayaan ini fokus pada masalah perkembangan sosial. Dari mulai pemberian bantuan hingga pengembangan lingkungan dan SDM di daerah-daerah yang terkena bencana, sampai pemberdayaan para buruh migrant agar bisa mandiri dan bekembang kemampuannya.

f6916285006d247bc00a20a680d6c079_dd

Dalam bentuk apa kita berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa?
Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk move on bersama Dompet Dhuafa. Ya, melalui sektor-sektor dan bidang pemberdayaannya, kita bisa turut andil di dalamnya.

  • Volunteer. Menjadi volunteer atau sukarelawan bisa dilakukan di seluruh bidang pemberdayaan yang dimiliki Dompet Dhuafa. Baik itu bidang pemberdayaan kesehatan, pendidikan, ekonomi, atau pun perkembangan sosial. Tentunya asal kita memiliki kapasitas dan kemampuan yang sesuai dengan bidang pemberdayaan yang kita pilih. Tapi jangan takut, dalam perekrutan volunteer, Dompet Dhuafa biasanya melakukan pelatihan terlebih dahulu.
  • Tenaga pemberdaya. Menjadi tenaga pemberdaya juga bisa dilakukan di seluruh bidang pemberdayaan yang dimiliki Dompet Dhuafa. Baik itu bidang pemberdayaan kesehatan, pendidikan, ekonomi, atau pun perkembangan sosial. Dan untuk menjadi tenaga pemberdaya, tentunya kita harus sudah benar-benar menguasai bidang pemberdayaan yang kita pilih itu. Misalnya untuk menjadi tenaga pemberdaya di Sekolah Guru Indonesia, kita harus memenuhi kriteria yang sudah ditentukan. Begitu juga untuk menjadi dokter Rumah Sakit Rumah Sehat Terpadu. Atau yang lainnya. Dan di sini jelas akan dilakukan seleksi ketat layaknya penerimaan pegawai di tempat lain.
  • Mitra Pemberdaya. Jika kita memiliki badan usaha atau lembaga tertentu, Dompet Dhuafa mempunyai tempat bagi kita untuk bermitra dalam tujuan move on menuju keadaan yang lebih baik. Sebagai mitra tentunya kita akan memberikan kontribusi sesuai dengan kesepakatan yang akan dilakukan. Dan sebagai timbal baliknya, kita akan mendapatkan keuntungan tertentu, misalnya saja promosi di event-event yang dibuat oleh Dompet Dhuafa.
  • Donatur. Jika Anda merasa tidak bisa menjadi volunteer, menjadi tenaga pemberdaya, atau pun mitra pemberdaya, tak usah takut untuk bisa turut andil membuat Indonesia move on. Anda bisa menjadi donator Dompet Dhuafa. Anda bisa memilih bidang pemberdayaan yang Anda minati. Bisa kesehatan, pendidikan, ekonomi, atau pun perkembangan sosial. Caranya tentu dengan menyisihkan sebagian harta yang Anda miliki. Jangan takut karena nominalnya yang kecil. Berapa pun yang Anda ke luarkan, akan sangat berarti bagi objek pemberdayaan.

Mari Move On Bersama-sama!
666625bc6173918070b6655db0f0a5f5_volunteerTubuh makhluk hidup itu merupakan satu kesatuan yang utuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh akan merasakan sakitnya. Dan tentunya, makhluk hidup itu tidak bisa beraktivitas secara optimal, jika salah satu anggota tubuhnya merasa sakit. Demikian juga dengan negara kita. Layaknya sebuah tubuh, jika satu saja bagian dari negara kita mengalami kesusahan, sudah selayaknya kita merasakan kesusahan itu.

Indonesia Move On merupakan gerakan pemberdayaan global yang bisa menjadi solusi agar segala kesusahan yang terjadi di masyarakat bisa teratasi. Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, sebesar apa pun kesusahan itu, tidak mustahil untuk bisa diatasi. Anda, kita, mereka, dan semua ikut dipanggil untuk berpartisipasi di dalam program ini. Sebab dengan move on secara bersama-sama, semua akan sangat mungkin untuk diwujudkan. Mari move on bersama-sama!

Referensi dan Sumber Gambar

  1. biogasbcl.com
  2. http://dompetdhuafa.org/
  3. https://twitter.com/Dompet_Dhuafa
  4. Foto koleksi pribadi

Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Blog ‘Indonesia Move On’

BlogDetik - Dompet Dhuafa 2014


TAGS Indonesia Move On Lomba Blog Dompet Dhuafa


-

Author

Follow Me